HOME · DOA HARIAN · FIQIH · MOTIVASI · CARA NIAT SHALAT SUNAH · RENUNGAN ISLAMI

MENUJU SIKAP POSITIF – STEP BY STEP PENTINGNYA SIKAP POSITIF

Untuk memahami sikap positif dan pengaruhnya, silahkan simak analogi berikut. Beberapa tahun yang lalu, saya melihat pesawat TV tidak jelas. Teks-teks yang terdapat pada pesawat terlihat buram. Jauh sedikit saya tidak bisa membacanya. Saya kira memang pesawat TV saya sudah rusak. Ternyata yang rusak adalah mata saya, mata saya sudah minus setengah. Saya pun memakai kaca mata, ternyata semua yang semula terlihat kabur, kini menjadi jelas kembali.
Kaca mata ibarat sebuah sikap. Jika Anda memakai kaca mata hitam, dunia akan terasa lebih teduh bahkan gelap. Jika Anda memakai kaca mata hijau maka dunia akan terlihat agak kehijauan. Semua yang terlihat akan dipengaruhi kaca mata yang Anda gunakan. Kabar baiknya adalah sikap juga seperti kaca mata, dalam arti terserah Anda mau memilih yang mana. Sikap positif atau sikap negatif?
Setelah Anda memilih kaca mata, tentu saja Anda tidak bisa langsung memakainya. Anda harus membayar terlebih dahulu kepada penjualnya karena kaca mata tersebut memiliki harga. Demikian juga dengan sikap, untuk mendapatkan sikap yang positif, ada harga yang harus Anda bayar. Harga tersebut adalah kemauan Anda untuk berubah. Kemauan berubah inilah yang mahal. Banyak orang yang bercita-cita hidup lebih baik, tetapi tidak memiliki kemauan untuk berubah.

MENUJU SIKAP POSITIF

Langkah pertama adalah evaluasi sikap Anda saat ini. Sekali lagi kejujuran Anda pada saat evaluasi akan sangat menentukan. Evaluasi ini seperti diagnosa bagi seorang dokter, jika diagnosa salah bisa menyebabkan salah menanganinya baik dalam melakukan operasi atau pemberian obat. Jika salah, bukan hanya tidak akan sembuh, malah bisa saja memperburuk keadaaan. Salah satu trik untuk mengetahui lebih pasti tentang sikap Anda, tidak ada salahnya jika meminta bantuan orang lain.
Langkah kedua adalah Anda harus membina keyakinan Anda, bahwa sikap itu bisa berubah. Lihatlah perubahan sikap para sahabat Rasulullah SAW sebelum dan sesudah masuk Islam. Sikap beliau-beliau bisa berubah dengan drastis. Ini menunjukan bahwa sikap itu bisa berubah. Anda harus meyakininya, jika tidak, sikap Anda tidak akan bisa berubah.
Untuk mengubah sikap, ternyata tergantung pada diri Anda sendiri. Apakah Anda menyadari bahwa mata Anda yang bermasalah dan apa masalahnya? Setelah itu keyakinan Anda bahwa kacamata bisa mengatasi masalah mata Anda. Hal ini sama dengan masalah sikap Anda. Memiliki sikap positif tinggal menunggu waktu.
Untuk memperbaiki sikap berarti kita harus memperbaiki pikiran kita. Cara berpikir seseorang sangat tergantung pada apa yang diyakini. Keyakinan yang ada pada kepala sangat tergantung pada berbagai pengalaman dan informsai yang meyakinkan.
Kabar buruknya, banyak orang yang tidak pernah memperhatikan hal ini. Kita menerima informasi dan banyak sekali langsung meyakininya tanpa pernah mempertanyakannya. Pengalaman kita pun membentuk keyakinan, namun sering kali pengalaman kegagalan sementara menjadi sebuah keyakinan, bahwa kita akan gagal terus.
Belum lagi, kata-kata yang kita dengar dari orang-orang yang memiliki sikap negatif akan memperparah pikiran kita. Orang yang memiliki sikap negatif jauh lebih banyak ketimbang orang yang memiliki sikap positif (faktanya orang sukses jauh lebih banyak ketimbang orang biasa-biasa saja). Karena informasi negatif tersebut banyak dikatakan orang, maka informasi tersebut dianggap sesuatu yang benar sehingga kita meyakininya.
Jadi langkah selanjutnya untuk menuju sikap yang positif, setelah evaluasi dan memiliki kemauan adalah menggoyah keyakinankita yang ada selama ini. Kecuali keyakinan agama yang tidak perlu digoyah. Sebagai contoh keyakinan yang perlu digoyah diantaranya
  • Saya tidak berbakat bisnis.
  • Saya tidaK mungkin membeli rumah senilai 1 milyar rupiah.
  • Saya tidak mungkin berangkat haji.
Cara menggoyah keyakinan ialah dengan cara mempertanyakannya. Apakah betul seperti itu? Bagaimana dengan orang lain? Anda harus berusaha mendapatkan banyak rujukan untuk menggoyah keyakinan-keyakinan Anda selama ini. Referensi bisa datang dari para ahli atau fakta.
Setelah keyakinan negatif Anda tergoyahkan, langkah selanjutnya ialah mengisi dengan berbagai keyakinan positif. Bergaullah dengan orang-orang positif. Baca buku tentang pengembangan diri, motivasi, sukses, dan biografi orang-orang sukses. Anda akan mendapatkan banyak masukan untuk keyakinan baru Anda yang lebih positif. Namun, Anda harus tetap kritis terhadap keyakinan baru Anda terutama dari segi agama, karena saya sering menemukan keyakinan-keyakinan orang sukses yang bertentangan dengan agama.

Memasukkan keyakinan positif ke dalam pikiran bawah sadar Anda.

Banyak orang yang sudah tahu berbagai keyakinan positif, namun sikapnya tetap saja negatif. Salah satu penyebabnya ialah karena keyakinannya tersebut belum meresap pada pikirannya. Para ahli pikiran mengatakan bahwa keyakinan tersebut belum masuk ke dalam pikiran bawah sadarnya. Hanya keyakinan yang sudah masuk ke dalam pikiran bawah sadar saja yang bisa membentuk sikap positif.
Bagaimana caranya? Napoleon Hill, penulis buku Think and Grow Rich mengatakan “pengulangan pengukuhan perintah kepada pikiran bawah sadar adalah satu-satunya metode yang diketahui tentang perkembangan sukarela dari emosi keyakinan”. “Pengulangan pengukuhan perintah” ini dalam istilah lain disebut dengan sugesti pribadi atau ada juga yang menyebutkan afirmasi.
Pentingnya sebuah afirmasi sudah banyak diketahui oleh berbagai ahli pengembangan diri. Robert G. Allen dalam bukunya One Minute Millioner menyertakan afirmasi sebagai salah satu langkah menuju milyuner. Maxwell Maltz, seorang ahli psikologi juga sangat menganjurkan teknik afirmasi dalam membentuk citra diri. Oleh karena itu, saya sendiri saat mengadakan seminar atau pelatihan selalu menyertakan afirmasi sebagai upaya agar sikap peserta segera terbentuk.
Lalu seperti apa afirmasi itu? Sangat sederhana, Anda cukup menyatakan kalimat-kalimat keyakinan positif Anda. Setelah itu bacalah berulang-ulang. Semakin sering Anda membacanya akan semakin meresap kalimat-kalimat tersebut kedalam pikiran bawah sadar Anda. Berikut adalah beberapa contoh kalimat afirmasi yang saya ambil dari materi seminar menjadi lebih berani.
  • Saya yakin keberanian akan membawa dampak positif bagi saya.
  • Saya berani, sehingga potensi saya tergali.
  • Saya berani, sehingga peluang sukses saya lebih besar.
  • Saya selalu berfikir positif.
  • Saya berbaik sangka kepada Allah SWT.
  • Saya berbaik sangka kepada orang lain tanpa mengurangi kewaspadaan.
  • Saya yakin apa yang saya usahakan akan berhasil, kecuali Allah SWT tidak mengizinkan.
Anda bisa membaca lebih jauh tentang bagaimana menumbuhkan sikap positif yang diawali oleh pikiran positif pada ebook Beautiful Mind: Berpikir Positif Islami.

Artikel keren lainnya:

MOTIVASI ORANG YANG SEDANG PATAH HATI

Butuh motivasi orang yang sedang patah hati? Mungkin saat ini Anda sedang patah hati sehingga membaca artikel ini. Atau antisipasi kalau-kalau nanti patah hati, bisa menjadi tangguh. Terlepas apa pun itu, mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat, memberikan motivasi orang yang sedang patah hati.

Mengapa patah hati?

Artikel ini akan membahas patah hati secara umum. Apa pun patah hati Anda, insya Allah akan terjawab tuntas dengan artikel ini dan akan kembali termotivasi, kembali bangkit, dan kembali move on. Tetap cemungut … 🙂
Ada banyak penyebab patah hati. Patah hati karena diputus pacar atau ditolak cinta hanya bagian dari sekian patah hati. Pada intinya adalah patah hati menggambarkan kesedihan atau kekecewaan karena keinginannya tidak tercapai atau kehilangan apa yang dia anggap miliknya atau yang dicintai.
Patah hati bisa terjadi karena Anda ditolak bekerja di perusahaan Anda. Atau Anda sedang enak-enak bekerja di tempat kerja yang bagus, tiba-tiba di PHK. Atau bisnis Anda bangkrut, kehilangan uang atau pelanggan. Dan berbagai kekecewaan lagi.

Apa Akibatnya Patah Hati?

Ada beragam akibat patah hati. Yang pertama adalah perasaan sedih dan kecewa. Ini masih wajar selama perasaan ini tidak berlarut-larut dan mempengaruhi kehidupan secara umum. Dia cepat bangkit dan move on lain.
Yang bahaya saat patah hati mengakibatkan putus asa. Dia menyerah dan tidak pernah berharap lagi. Ini yang tidak boleh. Putus asa adalah dilarang oleh Allah.
Yang paling bahaya adalah saat patah hati membawa diri ke arah perbuatan dosa, bahkan dosa besar seperti bunuh diri yang tak terampuni dosanya. Bunuh diri adalah bahaya, sebesar apa pun dosa Anda, masih bisa memiliki harapan untuk diampuni selama Anda masih hidup. Jika bunuh diri, kapan mau mohon ampun?
Never, never, never berpikir untuk bunuh rugi. Ruginya jaaauuuhhh lebih besar!

Kunci Agar Tidak Patah Hati

Kunci agar kita tidak patah hati adalah dengan keyakinan bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik bagi kita. Itu saja. Sehingga apa pun yang terjadi bagi kita, itulah yang terbaik bagi kita. Meski pun rasanya pahit, getir, dan perih, justru itu untuk kebaikan diri kita.
Tidak selamanya yang kita sayang, yang sukai, yang kita banggakan, dan yang kita miliki selama ini adalah yang terbaik bagi kita. Justru sebenarnya sebaliknya sehingga Allah melepaskan dari diri kita.
Tidak selamanya yang kita benci, yang kita tidak sukai, yang kita hindari selama ini atau yang kita musuhi sekali pun adalah yang terbaik bagi kit. Sehingga Allah memberikannya kepada kita.
Ingat ayat ini:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (Qs. Al-Baqarah : 216)
Jika Anda mengimani ayat ini, seharusnya tidak ada patah hati dalam kamus hidup Anda.

Patah Hati Yang Paling Tidak Berguna

Apa patah hati yang paling tidak berguna?
“Patah hati karena pacar yang mengkhianati Anda.”
Nah lho? Kenapa?
Pertama: Pacar itu tidak mengikat apa-apa. Saya belum menemukan dalilnya tentang ikatan pacaran. Yang ada adalah melamar (khitbah) dan ikatan yang agung (menikah). Itu saja. Pacar itu tidak ada ikatan apa-apa. Rugi kalau harus patah hati.
Kedua: Pacaran itu banyak dosanya. Karena pacaran belum menghalalkan hubungan antara laki-laki dan perempuan. Harusnya bersyukur kalau putus pacaran, sebab terbebas dari dosa. Tapi kalau Anda teruskan dengan patah hati apalagi putus asa, itu nambah dosa.
Ketiga: Ngapain sibuk memikirkan orang yang sudah tidak peduli Anda? Anda membuang-buang nikmat Allah berupa waktu dan energi hanya memikirkan orang yang tidak peduli dengan Anda.
Tips: Anda tidak akan pernah dikhianati pacar, caranya adalah tidak usah pacaran!
Jika sudah siap menikah, maka menikahlah. Jika belum, fokuslah pada tugas utama Anda saat ini, yaitu belajar atau menuntut ilmu untuk persiapan masa depan. Jangan sia-siakan waktu Anda untuk sesuatu yang bukan kebaikan sama sekali.

Motivasi Orang yang Sedang Patah Hati Selanjutnya

Setelah meyakini bahwa Allah memberikan yang terbaik bagi kita. Maka mulai sekarang fokuslah ke masa depan Anda. Apa cita-cita, visi, misi, dan tujuan Anda di masa mendatang. Fokuslah untuk meraihnya, jadikan cita-cita untuk hidup lebih baik ke depan sebagai motivasi anda. Agar terus move on dan meraih hidup yang lebih baik.
Jangan sia-siakan hidup Anda untuk meratapi masa lalu, sebab masa depan masih panjang membentang dan perlu kita tapaki. Ambil saja hikmahnya dan gunakan sebagai bekal agar Anda semakin kuat dan tangguh menyongsong masa mendatang yang lebih cerah.

Artikel keren lainnya:

6 LANGKAH MUDAH MERAIH PERCAYA DIRI YANG DIJAMIN BERHASIL

PERCAYA DIRI: DIMILIKI ATAU DILAKUKAN?

Percaya diri adalah sebuah kondisi pikiran. Artinya sebuah kondisi. Bukan sebuah benda sehingga harus dimiliki, bukan juga sebuah rencana yang harus dilakukan. Yang harus Anda lakukan ialah bagaimana mengkondisikan pikiran Anda sehingga Anda yakin bahwa Anda memiliki potensi dan kemampuan untuk melakukan sesuatu.
Menurut Thantaway dalam Kamus istilah Bimbingan dan Konseling (2005:87), percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis diri seseorang yang memberi keyakinan kuat pada dirinya untuk berbuat atau melakukan sesuatu tindakan.
Untuk itulah mengapa saya memiliki kata “meraih” bukan melakukan atau memiliki. Kecuali jika Anda menggunakan kata “kepercayaan” maka Anda boleh menggunakan kata memiliki karena memang sudah dibendakan. Lho, koq malah membahas bahasa? Ini bukan inti pembahasan kita, hanya saja menjawab orang yang meributkan apakah percaya diri dimiliki atau dilakukan. Sekarang sudah jelas.

MENGAPA HARUS MERAIH PERCAYA DIRI?

Ok, saya sudah banyak membahas tentang manfaat percaya diri pada artikel-artikel lainnya. Manfaat percaya diri itu diantaranya:
  • Agar Anda mendapatkan Lowongan Kerja Bayaran Tertinggi.
  • Sebagai langkah awal Menuju Perubahan Besar.
  • Bahkan, ini adalah Rahasia Berubah Secara Instan.
  • Sebenarnya, percaya diri adalah Dasar Tindakan Anda.
  • Bagaimana Dengan Percaya Diri Menghasilkan Lebih Banyak Uang.
Dan tentu saja, masih banyak manfaat-manfaat lainnya mengapa kita harus meraih percaya diri. Sangat berguna untuk seluruh aspek kehidupan Anda, baik bisnis, karir, relasi, maupun dakwah. Tingkat kepercayaan diri Anda akan tergambar dari tingkat keberhasilan Anda pada bidang-bidang yang Anda geluti.

CARA MERAIH PERCAYA DIRI

Melakukan Sesuatu Secara Bertahap

Banyak strategi dan taktik yang bisa kita gunakan untuk meraih percaya diri. Diantaranya harus dipraktekan langsung dalam satu sesi latihan. Namun bagi Anda yang tidak sempat latihan, saya tuliskan disini salah satu dari strategi meraih rasa percaya diri dengan mudah dan bisa dilakukan dalam kehidupan Anda sehari-hari.
  • Pilihlah satu aktivitas dimana Anda merasa kurang percaya diri melakukannya.
  • Tetapkan tolak ukur keberhasilan dari aktivitas tersebut.
  • Contohnya berbicara saat rapat, Anda bisa menetapkan berbagai tolak ukur seperti berani berbicara, berbicara tanpa gemetar, birbicara tanpa kelu, berani menatap peserta rapat saat bicara, berani menatap bos Anda, dan sebagainya.
  • Tetapkan target Anda. Saat ini Anda takut untuk berbicara, tagetkanlah untuk berani berbicara meskipun hanya beberapa patah kata.
  • Setelah satu target terpenuhi, tingkatkan target Anda misalnya berbicara tanpa gemetar (jika masih).
  • Terus lakukan sampai Anda bisa mencapai semua keberhasilan yang Anda tetapkan Bersyukur dan buat perayaan, sekecil apapun.
Anda bisa melakukan langkah-langkah yang sama untuk meraih percaya diri pada bidang lain, misalnya dengan keterampilan tangan. Contohnya kemampuan Anda membuat hal-hal yang sangat detil. Contoh nyatanya ialah ada seorang yang tangannya dianggap tidak terampil. Jangan membuat kerajinan tangan, menancapkan paku ditembok saja tidak bisa. Tetapi setelah melakukan latihan seperti metode di atas, dia bisa membuat miniatur kapal laut yang sangat detil. Rasa percaya dirinya sekarang sudah sangat tinggi. Dia menjadi percaya diri dengan teknik ini.
Inti dari strategi ini ialah peningkatan secara terus-menerus. Sedikit demi sedikit tetapi jika Anda lakukan secara kontinyu Anda bisa menjadi seseorang yang mahir dan percaya diri dengan mudah. Anda juga bisa mahir berbisnis jika Anda mulai sekarang mulai berbisnis mulai dari kecil terlebih dahulu. Biasakanlah sehingga suatu saat Anda akan mahir berbisnis.
Memang teknik ini tidak menghasilkan rasa percaya diri dengan cepat. Tetapi hasil dari strategi ini akan mendalam dan berbekas yang lama. Dalam pelatihan yang saya selenggarakan, saya selalu menggabungkan konsep lambat tetapi membekas dengan konsep cepat. Setelah pelatihan Anda langsung meraih percaya diri dan terus membekas di dalam diri Anda melalui latihan yang saya uraikan di atas.

Bisakah Percaya Diri Dengan Memperbaiki Penampilan?

Apakah percaya diri itu dengan tampil tanpa jerawat? Kulit putih? Pakaian dan aksesoris yang keren? Atau dengan memiliki kendaraan yang mewah?
Jika Anda mengatakan memang bisa percaya diri karena mobil mewah, maka saya mau bertanya kepada Anda, apakah Anda percaya pada diri sendiri atau percaya mobil?
Dengan penampilan yang baik, Anda akan berani tampil. Anda tidak takut mendapatkan celaan atau diremehkan oleh orang lain. Penampilan mungkin akan membantu Anda tampil percaya diri, namun sebenarnya, letak percaya diri itu ada di pikiran atau di mental Anda. Jangan terjebak dengan percaya diri yang semu.
Mungkin Anda pernah mendengar ungkapan seperti ini,
“Meski pun mobilnya jelek, tetapi orang itu tetap PD menghadapi orang besar.”
Artinya, bukan mobil atau penampilan yang menyebabkan seseorang itu PD, tetapi ada di pikirannya.
Silahkan tampil sebaik mungkin, tetapi jangan lupa untuk meningkatkan kondisi mental Anda sehingga mampu melakukan hal-hal yang hebat.

Artikel keren lainnya:

Shalat khusuf (gerhana)

Salat Gerhana

Salat Gerhana atau salat kusufain adalah salat yang dilakukan saat terjadi gerhana bulan maupun matahari. Salat yang dilakukan saat gerhana bulan disebut dengan salat khusuf sedangkan saat gerhana Matahari disebut dengan salat kusuf.
Hadis yang mendasari dilakukannya salat gerhana ialah:
“Telah terjadi gerhana Matahari pada hari wafatnya Ibrahim putra Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Berkatalah manusia: Telah terjadi gerhana Matahari karana wafatnya Ibrahim. Maka bersabdalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam “Bahwasanya Matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Allah mempertakutkan hamba-hambaNya dengan keduanya. Matahari gerhana, bukanlah kerana matinya seseorang atau lahirnya. Maka apabila kamu melihat yang demikian, maka hendaklah kamu salat dan berdoa sehingga selesai gerhana.” (HR. Bukhari & Muslim).

Niat Salat

Niat salat ini, sebagaimana juga salat-salat yang lain cukup diucapkan di dalam hati, yang terpenting adalah niat hanya semata karenaAllah Ta’ala semata dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan Ridho Nya, apabila ingin dilafalkan jangan terlalu keras sehingga mengganggu Muslim lainnya, memang ada beberapa pendapat tentang niat ini gunakanlah dengan hikmah bijaksana.

Tata Cara

Salat gerhana dilakukan dua rakaat dengan 4 kali rukuk yaitu pada rakaat pertama, setelah rukuk dan Iktidal membaca Al Fatihah lagi kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua.
Bacaan Al-Fatihah pada salat gerhana bulan dinyaringkan sedangkan pada gerhana Matahari tidak. Dalam membaca surat yang sunnat pada tiap rakaat, disunnatkan membaca yang panjang. Hukum salat gerhana adalah sunnat muakkad berdasarkan hadis Aisyah Radhiallaahu anha. Nabi dan para shahabat melakukan di masjid dengan tanpa adzan dan ikamah.
Tata cara salat gerhana adalah sebagai berikut:
1. Memastikan terjadinya gerhana bulan atau Matahari terlebih dahulu. (Sebagai panduan lihat di rubrik IPTEK)
2. Salat gerhana dilakukan saat gerhana sedang terjadi.
3. Sebelum salat, jamaah dapat diingatkan dengan ungkapan,
”Ash-shalatu jaami’ah.”
4. Niat melakukan salat gerhana Matahari (kusufisy-syams) atau gerhana bulan (khusufil-qamar), menjadi imam atau ma’mum.
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ / لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى
5. Salat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat.
6. Setiap rakaat terdiri dari dua kali ruku dan dua kali sujud.
7. Setelah rukuk pertama dari setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan surah kembali
8. Pada rakaat pertama, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surah kedua. Demikian pula pada rakaat kedua, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua.
Misalnya rakaat pertama membaca surat Yasin (36) dan ar-Rahman (55), lalu rakaat kedua membaca al-Waqiah (56) dan al-Mulk (78)
9. Setelah salat disunahkan untuk berkhutbah.
Menurut Habib Munzir bin Fuad Al Musawwa, panduan singkat mengenai salat gerhana caranya adalah ada tiga cara :
1. yang termudah adalah dengan dua rakaat sebagaimana salat subuh.
2. dua rakaat, dan setiap rakaat adalah dengan dua rukuk dan dua kali qiyam, urutannya adalah :
Takbiratul ihram, lalu Qiyam, fatihah, surah, rukuk, lalu Qiyam lagi, fatihah surat, rukuk, lalu iktidal, lalu sujud, duduk sujud. lalu bangkit ke rakaat kedua dengan hal yang sama.
3. dua rakaat sebagaimana poin kedua diatas, namun dipanjangkan, lalu diakhiri dengan dua khutbah selepas salat

Artikel keren lainnya:

Hikmah sholat sunnah

1. Keutamaan Shalat Tathawwu (Shalat Sunnah)

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi saw. bersabda, “Sesungguhnya amalan seseorang yang pertama kali dihisab pada hari kiamat (kelak) adalah shalatnya, jika shalatnya sempurna, maka sungguh ia berbahagia dan berhasil; namun jika shalatnya tidak benar, maka sungguh ia menyesal dan rugi; jika amalan fardhunya kurang, maka Rabb Tabarakta wa Ta’ala berfirman, “Lihatlah, adakah hamba-Ku (ini) memiliki amalan sunnah!’ Kemudian ia melengkapi kekurangan amalan fardhunya dengannya, kemudian diperlakukan seperti itu seluruh amalannya.” (Shahih: Shahih Nasa’i no: 451 dan 452, Tirmidzi I: 258 no: 411 dan Nasa’i 232).
2. Dianjurkan Dilaksanakan Di Rumah
Dari Jabir r.a., bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Apabila seorang di antara kamu selesai melaksanakan shalat di masjidnya, maka kerjakanlah sebagian dari shalatnya (yaitu shalat sunnah) di rumahnya; karena sesungguhnya Allah menjadikan sebagian shalatnya sebagai cahaya rumahnya.” (Shahih Mukhtashar Muslim no: 375 dan Muslim I: 239 no: 778)
3. Klasifiikasi Shalat Tathawwu’
Secara garis besar shalat tathawwu’ terbagi dua; pertama shalat tathawwu muthlaqah (tidak terikat), dan kedua muqayyadah’ (terikat).
Shalat Tathawwu’ muqayyadah ialah shalat sunnah yang dikenal dengan sebutan shalat sunnah rawatib, baik yang qabliyah maupun yang ba’diyah. Ia terbagi dua yaitu muakkadah (yang sangat ditekankan), dan ghairu muakkadah (tidak ditekankan).
Adapun yang muakkadah, terdiri atas sepuluh raka’at:
Dari Ibnu Umar r.a., ia berkata, “Saya hafal dan Nabi saw. sepuluh raka’at, dua raka’at qabliyah zuhur, dua raka’at ba’diyah zuhur, dua raka’at ba’diyah maghrib,dua raka’at ba’diyah isya’, dan dua raka’at qabliyah (sebelum) subuh. Dan mi adalah saat yang tidak seorang pun untuk ke (rumah) Nabi , maka Hafsah bercerita kepadaku bahwasanya beliau apabila muadzin sudah mengumandangkan adzan fajar telah terbit, beliau shalat dua raka’at.” (Shahih: Irwa ul Ghalil no: 440, Fathul Bari III: 58 no: 80 dan 1181 lafadz ini baginya, Tirmidzi I: 271 no: 431 semakna).
Dari Aisyah bahwa Nabi tidak pernah meningkatkan empat raka’at qabliya zuhur dan dua raka’at qabliyah shubuh. (Shahih: Shahih Nasa’i no: 1658, Fathul Bari III: 58 no: 1182, ‘Aunul Ma’bud IV: 134 no: 124, Nasa’i I!1 251).
Adapun yang ghairu muakkadah ialah dua raka’at sebelum ashar, dua raka’at sebelum maghrib, dan dua raka’at (lagi) sebelum isya’:
Dari Abdullah bin Mughaffal bahwa Nabi saw. bersabda, “Antara setiap adzan dan iqamah ada shalat, antara setiap adzan dan iqamah ada shalat,” Kemudian Beliau bersabda, “bagi siapa saja yang menghendaki.” (Muttafaqun ‘alaih: Fathul Bari II: 110 no: 627, Muslim I: 573 no: 838, ‘Aunul Ma’bud IV: 162 no: 1269, Tirmidzi I: 120 no: 185, Nasa’i II: 28 dan Ibnu Majah I: 368 no: 1162).
4. Dianjurkan Melakukan Shalat Empat Rakaat Sebelum Ashar
Dari Ali r.a. ia berkata, “Adalah Nabi saw. biasa shalat empat raka’at sebelum ashar, beliau membaginya menjadi dua dengan ucapan salam kepada para malaikat yang selalu dekat dengan Allah dan kepada orang-orang yang mengikuti mereka dari kalangan kaum muslimin dan mukminin.” (Hasan: Shahih Tirmidzi no: 353 dan Tirmidzi I:269 no:427).
Dari Ibnu Umar dari Nabi saw. bersabda, “Mudah-mudahan Allah memberi rahmat kepada orang yang shalat empat raka’at sebelum ashar.” (Hasan: Shahih Tirmidzi no:354, Tirmidzi I:270 no:428 dan ‘Aunul Ma’bud IV:149 no:1257).
5. Bacaan Ayat Al-Qur’an Nabi Saw Pada Sebagian Shalat Ini
Dari Aisyah r.a., ia berkata : Adalah Rasulullah saw. bersabda,“Dua surah yang terbaik yang dibaca pada dua raka’at qabliyah subuh ialah QUL HUWALLAHU AHAD dan QUL YAA AYYUHAL KAAFIRUUN.”(Shahih: Shahih Ibnu Majah no:944, Shahih Ibnu Khuzaimah II: 163 no: 1114, al-Fathur Rabbani IV:225 no:987, dan Ibnu Majah I:363 no:1150).
Dan Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. pada dua raka’at qabliyah shubuh membaca QULYAA AYYUHAL KAAFIRUUN dan QUL HUWALLAAHU AHAD (Shahih: Mukhtashar Muslim no: 360, Muslim I:502 no: 726, ‘Aunul Ma’bud IV: 135 no: 1243, Nasa’i II: 156, dan Ibnu Majah l: 363 no: 1148).
Dari Ibnu Abbas r.a., bahwa Rasulullah saw. pernah membaca pada dua raka’at qabliyah shubuh, pada raka’at pertama QUULUU AAMANNAA BILLAAHI WA MAA UNZILAILAINAA yang terdapat dalam surah al-Baqarah, dan pada raka’at kedua membaca AAMANNAA BILLAAHI WASYAHAD BI ANNAA MUSLIMUUN. (Shahih: Shahih Nasa’i no:905, Muslim I 502 no:727, Nasa’i II:155 dan ‘Aunul Ma’bud IV:137 no:1246).
Dari Ibnu Mas’ud r.a., ia berkata, “Tidak terhitung olehku berapa banyak kudengar Rasulullah selalu membaca pada dua raka’at ba’diyah maghrib dan dua raka’at qabliyah shubuh QUL YAA AYYUHAL KAAFIRUUN dan QULHUWALLAAHU AHAD.” (Hasan Shahih: Shahih Tirmidzi no:355 dan Tirmidzi I:270 no:429).

Artikel keren lainnya:

Macam-Macam sholat sunnah

 Macam shalat sunah adalah :   1.  Shalat Wudhu, Yaitu shalat sunnah dua rakaat yang bisa dikerjakan setiap selesai wudhu, niatnya :Ushalli sunnatal wudlu-I rakataini lillahi Taaalaa’ artinya : ‘aku niat shalat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah   2.  Shalat Tahiyatul Masjid, yaitu shalat sunnah dua rakaat yang dikerjakan ketika memasuki masjid, sebelum duduk untuk menghormati masjid. Rasulullah bersabda
‘Apabila seseorang diantara kamu masuk masjid, maka janganlah hendak duduk sebelum shalat dua rakaat lebih dahulu’ (H.R. Bukhari dan Muslim). Niatnya :
Ushalli sunnatal Tahiyatul Masjidi  rakataini lillahi Taaalaa’ Artinya : ‘aku niat shalat sunnah tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah
  3.   Shalat Dhuha. Adalah shalat sunnah yang dikerjakan ketika matahari baru naik. Jumlah rakaatnya minimal 2 maksimal 12. Dari Anas berkata Rasulullah ‘Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana disurga’ (H.R. Tarmiji dan Abu Majah). Niatnya :
Ushalli sunnatal Dhuha rakataini lillahi Taaalaa’ Artinya : ‘aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah
 4.   Shalat Rawatib. Adalah shalat sunnah yang dikerjakan mengiringi shalat fardhu. Niatnya :
a.   Qabliyah, adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum shalat wajib. Waktunya : 2 rakaat sebelum shalat subuh, 2 rakaat sebelum shalat Dzuhur, 2 atau 4 rakaat sebelum shalat Ashar, dan 2 rakaat sebelum shalat Isya’. Niatnya:
‘Ushalli sunnatadh Dzuhri*  rakataini Qibliyyatan lillahi Taaalaa’ Artinya: ‘aku niat shalat sunnah sebelum dzuhur dua rakaat karena Allah
       * bisa diganti dengan shalat wajib yang akan dikerjakan.
b.   Badiyyah, adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan setelah shalat fardhu. Waktunya : 2 atau 4 rakaat sesudah shalat Dzuhur, 2 rakaat sesudah shalat Magrib dan 2 rakaat sesudah shalat Isya. Niatnya :
Ushalli sunnatadh Dzuhri*  rakataini Badiyyatan lillahi Taaalaa’ Artinya : ‘aku niat shalat sunnah sesudah  dzuhur dua rakaat karena Allah
       * bisa diganti dengan shalat wajib yang akan dikerjakan.
5.  Shalat Tahajud, adalah shalat sunnah pada waktu malam. Sebaiknya lewat tengah malam. Dan setelah tidur. Minimal 2 rakaat maksimal sebatas kemampuan kita. Keutamaan shalat ini, diterangkan dalam Al-Qur’an. ‘Dan pada sebagian malam hari bershalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ketempat yang terpuji’(Q.S. Al Isra : 79 ). Niatnya :
Ushalli sunnatal tahajjudi  rakataini lillahi Taaalaa’ Artinya : ‘aku niat shalat sunnah tahajjud dua rakaat karena Allah
6.  Shalat Istikharah, adalah shalat sunnah dua rakaat untuk meminta petunjuk yang baik, apabila kita menghadapi dua pilihan, atau ragu dalam mengambil keputusan. Sebaiknya dikerjakan pada 2/3 malam terakhir. Niatnya :
Ushalli sunnatal Istikharah  rakataini lillahi Taaalaa’ Artinya : ‘aku niat shalat sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah
   7.  Shalat Hajat, adala shalat sunnah dua rakaat untuk memohon agar hajat kita dikabulkan atau diperkenankan oleh Allah SWT. Minimal 2 rakaat maksimal 12 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat. Niatnya :
Ushalli sunnatal Haajati  rakataini lillahi Taaalaa’ Artinya : ‘aku niat shalat sunnah hajat dua rakaat karena Allah
8. Shalat Mutlaq, adalah shalat sunnah tanpa sebab dan tidak ditentukan waktunya, juga tidak dibatasi jumlah rakaatnya. ‘Shalat itu suatu perkara yang baik, banyak atau sedikit’ (Al Hadis). Niatnya :
Ushalli sunnatal rakataini lillahi Taaalaa’ Artinya : ‘aku niat shalat sunnah dua rakaat karena Allah
9.   Shalat Taubat, adalah shalat sunnah yang dilakukan setelah merasa berbuat dosa kepada Allah SWT, agar mendapat ampunan-Nya. Niatnya:
Ushalli sunnatal Taubati  rakataini lillahi Taaalaa’ Artinya : ‘aku niat shalat sunnah taubat  dua rakaat karena Allah
10. Shalat Tasbih, adalah shalat sunnah yang dianjurkan dikerjakan setiap malam, jika tidak bisa seminggu sekali, atau paling tidak seumur hidup sekali. Shalat ini sebanyak empat rakaat, dengan ketentuan jika dikerjakan pada siang hari cukup dengan satu salam, Jika dikerjakan pada malam hari dengan dua salam. Cara mengerjakannya
      Niat :
 Ushalli sunnatan tasbihi rakaataini lilllahi taaalaa artinya ‘aku niat shalat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah
a. Usai membaca surat Al Fatehah membaca tasbih 15 kali.
b. Saat ruku’, usai membaca do’a ruku membaca tasbih 10 kali
c. Saat ‘itidal, usai membaca do’a ‘itidal membaca tasbih 10 kali
d. Saat sujud, usai membaca doa sujud membaca tasbih 10 kali
e. Usai membaa do’a duduk diantara dua sujud membaca tasbi 10 kali.
f. Usai membaca doa sujud kedua membaca tasbih 10 kali.
Jumlah keseluruhan tasbih yang dibaca pada setiap rakaatnya sebanyak 75 kali. Lafadz bacaan tasbih yang dimaksud adalah sebagai berikut :
Subhanallah wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar’ artinya : ‘Maha suci Allah yang Maha Esa. Segala puji bagi Akkah, Dzat yang Maha Agung’.
11. Shalat Tarawih,  adalah shalat sunnah sesudah shalat Isya’pada bulan Ramadhan. Menegenai bilangan rakaatnya disebutkan dalam hadis. ‘Yang dikerjakan oleh Rasulullah saw, baik pada bulan ramadhan atau lainnya tidak lebih dari sebelas rakaat’ (H.R. Bukhari). Dari Jabir ‘Sesungguhnya Nabi saw telah shallat bersama-sama mereka delapan rakaat, kemudian beliau shalat witir.’ (H.R. Ibnu Hiban)
Pada masa khalifah Umar bin Khathtab, shalat tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat dan hal ini tidak dibantah oleh para sahabat terkenal dan terkemuka. Kemudian pada zaman Umar bin Abdul Aziz bilangannya dijadikan 36 rakaat. Dengan demikian bilangan rakaatnya tidak ditetapkan secara pasti dalam syara’, jadi tergantung pada kemampuan kita masing-masing, asal tidak kurang dari 8 rakaat. Niat shalat tarawih :
Ushalli sunnatan Taraawiihi rakataini (Imamam/makmuman) lillahi taaallaa’ artinya : ‘Aku niat shalat sunat tarawih dua rakaat (imamam/makmum) karena Allah
12. Shalat Witir, adalah shalat sunnat mu’akad (dianjurkan) yang biasanya dirangkaikan dengan shalat tarawih, Bilangan shalat witir 1, 3, 5, 7 sampai 11 rakaat. Dari Abu Aiyub, berkata Rasulullah ‘Witir itu hak, maka siapa yang suka mengerjakan lima, kerjakanlah. Siapa yang suka mengerjakan tiga, kerjakanlah. Dan siapa yang suka satu maka kerjakanlah’(H.R. Abu Daud dan Nasai). Dari Aisyah : ‘Adalah nabi saw. Shalat sebelas rakaat diantara shalat isya dan terbit fajar. Beliau memberi salam setiap dua rakaatdan yang penghabisan satu rakaat (H.R. Bukhari dan Muslim)
Ushalli sunnatal witri rakatan lillahi taaalaa’artinya : ‘Aku niat shalat sunnat witir dua rakaat karena Allah
13. Shalat Hari Raya, adalah shalat Idul Fitri pada 1 Syawal dan Idul Adha pada 10 Dzulhijah. Hukumnya sunat Mu’akad (dianjurkan).’Sesungguhnya kami telah memberi engkau (yaa Muhammad) akan kebajikan yang banyak, sebab itu shalatlah engkau dan berqurbanlah karena Tuhanmu  pada Idul Adha – ‘(Q.S. Al Kautsar.1-2)Dari Ibnu Umar ‘Rasulullah, Abu Bakar, Umar pernah melakukan shalat pada dua hari raya sebelum berkhutbah.’(H.R. Jama’ah). Niat Shalat Idul Fitri :
Ushalli sunnatal liiidil fitri rakataini (imamam/makmumam) lillahitaaalaa’ artinya : ‘Aku niat shalat idul fitri dua rakaat (imam/makmum) karena Allah
Niat Shalat Idul Adha :
Ushalli sunnatal liiidil Adha rakataini (imamam/makmumam) lillahitaaalaa’ artinya : ‘Aku niat shalat idul adha dua rakaat (imam/makmum) karena Allah
Waktu shalat hari raya adalah setelah terbit matahari sampai condongnya matahari. Syarat, rukun dan sunnatnya sama seperti shalat yang lainnya. Hanya ditambah beberapa sunnat sebagai berikut:
a.  Berjamaah
b.  Takbir tujuh kali pada rakaat pertama, dan lima kali pada rakat kedua
c.  Mengangkat tangan setinggi bahu pada setiap takbir.
d.  Setelah takbir yang kedua sampai takbir yang terakhir membaca tasbih.
e.  Membaca surat Qaf dirakaat pertama dan surat Al Qomar di rakaat kedua.
Atau surat A’la dirakat pertama dan surat Al Ghasiyah pada rakaat kedua.
f.   Imam menyaringkan bacaannya.
g.  Khutbah dua kali setelah shalat sebagaimana khutbah jum’at
h.  Pada khutbah Idul Fitri memaparkan tentang zakat fitrah dan pada Idul
Adha tentang hukum-hukum Qurban.
i.   Mandi, berhias, memakai pakaian sebaik-baiknya.
j.   Makan terlebih dahulu pada shalat Idul Fitri pada Shalat Idul Adha
sebaliknya.
14. Shalat Khusuf, adalah shalat sunat sewaktu terjadi gerhana bulan atau matahari. Minimal dua rakaat. Caranya mengerjakannya :
a. Shalat dua rakaat dengan 4 kali ruku’ yaitu pada rakaat pertama, setelah ruku’ dan I’tidal membaca fatihah lagi kemudian ruku’ dan I’tidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula pada rakaat kedua.
b. Disunatkan membaca surat yang panjang, sedang membacanya pada waktu gerhana bulan harus nyaring sedangkan pada gerhana matahari sebaliknya.
Niat shalat gerhana bulan :
Ushalli sunnatal khusuufi rakataini  lillahitaaalaa’ artinya : ‘Aku niat shalat gerhana bulan  dua rakaat  karena Allah
15. Shalat Istiqa,adalah shalat sunat yang dikerjakan untuk memohon hujan kepada Allah SWT. Niatnya ‘
Ushalli sunnatal Istisqaa-I  rakataini (imamam/makmumam) lillahitaaalaa’ artinya : ‘Aku niat shalat istisqaa dua rakaat (imam/makmum) karena Allah
Syarat-syarat mengerjakana Shalat Istisqa :
a.  Tiga hari sebelumnya agar ulama memerintahkan umatnya bertaobat dengan berpusa dan meninggalkan segala kedzaliman serta menganjurkan beramal shaleh. Sebab menumpuknya dosa itu mengakibatkan hilangnya rejeki dan datangnya murka Allah. ‘Apabila kami hendak membinasakan suatu negeri, maka lebih dulu kami perbanyak orang-orang yang fasik, sebab kefasikannyalah mereka disiksa, lalu kami robohkan (hancurkan) negeri mereka sehancur-hancurnya’(Q.S. Al Isra’ : 16).
b.  Pada hari keempat semua penduduk termasuk yang lemah dianjurkan pergi kelapangan dengan pakaian sederana dan tanpa wangi-wangian untuk shalat Istisqa’
c.  Usai shalat diadakan khutbah dua kali. Pada khutbah pertama hendaknya membaca istigfar 9 X dan pada khutbah kedua 7 X.
Pelaksanaan khutbah istisqa berbeda dengan khutbah lainnya, yaitu :
a.  Khatib disunatkan memakai selendang.
b.  Isi khutbah menganjurkan banyak beristigfar, dan berkeyakinan bahwa Allah SWT akan mengabulkan permintaan mereka.
c.  Saat berdo’a hendaknya mengangkat tangan setinggi-tingginya.
Saat berdo’a pada khutbah kedua, khatib hendaknya menghadap kiblat membelakangi makmumnya

Artikel keren lainnya: